Waktu terus merangkak gundah
melihat dunia semakin telanjang
Airmatanya turun bersama tarian hujan
Dunia yang ia banggakan
terutama engkau...manusia!
Anak-anak waktu
kini menjadi tumpuan malu dihadapkanNYA
Waktu yang selalu disalahkan
Waktu yang selalu dibuang percuma
Waktu yang selalu diputar balikkan
Dan waktu yang ingin engkau lipat
Dan kini...
Waktu semakin tua dimakan usia
namun langkah tetap kokoh
mengawal kehidupan
Melihat...
Mengawasi...
Bahkan menegur kearifanmu
sampai semua kembali padaNYA
8.12.13
7.12.13
ρєяĵαĻαηαη ѕαηg ωαктυ
Siapakah yang tahu umur sang waktu
Akh...mungkin lebih dari usia semesta
Dia menemani sang Khaliq mencipta...
MelihatNYA memberi kehidupan...
Bahkan menunggui maut menjemput ajal.
Dia tak peduli dengan tangisanmu
Bahkan terus berlari saat kau tertawa
Tak ada kata berhenti darinya
Meskipun engkau terlelap dalam mimpi
Dia lebih pencemburu daripada kasihmu
Terus dan terus kejarlah sang waktu
Karena tak sedetikpun ia ingin engkau tinggalkan
Teruslah berjaga bersamanya
Jangan biarkan dia pergi,karenanya
dia tak kan pernah akan kembali
Tahukah Engkau???!
Bahkan Tuhan tak sanggup menghentikannya
Akh...mungkin lebih dari usia semesta
Dia menemani sang Khaliq mencipta...
MelihatNYA memberi kehidupan...
Bahkan menunggui maut menjemput ajal.
Dia tak peduli dengan tangisanmu
Bahkan terus berlari saat kau tertawa
Tak ada kata berhenti darinya
Meskipun engkau terlelap dalam mimpi
Dia lebih pencemburu daripada kasihmu
Terus dan terus kejarlah sang waktu
Karena tak sedetikpun ia ingin engkau tinggalkan
Teruslah berjaga bersamanya
Jangan biarkan dia pergi,karenanya
dia tak kan pernah akan kembali
Tahukah Engkau???!
Bahkan Tuhan tak sanggup menghentikannya
Langganan:
Postingan (Atom)