Aku terpuruk dikarang waktu...sendiri
Sekelilingku hanya terjalnya kehidupan
...panas...gersang dan kejam
Darah bak keringat tubuh ini...tak berarti
Jadi jangan katakan aku tak berusaha
Doa telah membuat bibir ini keram kaku
Waktuku jelas bukan waktumu...itu aku tau
Lalu mengapa aku hanya sebagai
alat penguji imanmu?!
Sedikit belas kasihanmu...kau dapat sorga
Sedang aku tetap terhimpit neraka dunia...
Keadilan?...bukan itu yang aku ingini
Karena aku yakin
Hanya DIA pemilik keadilan
kepadaNYA suaraku tertuju
...tidak dalam hidup
...tapi dalam kematianku
Ku bawa engkau dalam keadilanNYA
Saat itulah WAKTUku.